Ada beberapa mitologi lokal yang sering kami riset dari masyarakat Crimonjawa (Karimunjawa). Salah satunya adalah mitologi tentang hewan gurita raksasa yang menjaga kepulauan dengan pemandangan indah tersebut. Terlepas benar atau tidaknya mitologi lokal itu, setidaknya cerita-cerita yang disampaikan oleh masyarakat sangat asyik untuk didengarkan. Tak hanya itu, kisah-kisah tersebut juga memicu daya imajinasi kami. Alhasil, mitologi lokal tersebut menginspirasi kreatifitas Qimo Japara untuk memvisualisasikan ke dalam sebuah karya.

Konsep tentang hewan laut gurita raksasa kami respon dengan ditampakkannya kotak harta karun. Biar nampak seolah gurita raksasa tersebut sedang menjaga harta karun yang tak ternilai harganya. Selain itu, dalam teknik penggambarannya, kami menggunakan teknik pointilis. Sebuah teknik menggambar yang unik dan berbeda dengan teknik menggambar biasa.
Teknik ini merupakan suatu aliran menggambar yang menitikberatkan pada penggunaan titik kecil atau sapuan kuas untuk menciptakan atau membentuk suatu gambar. Selain itu, kerapatan penyusunan titik kecil ini adalah untuk menentukan gelap terang dari suatu objek agar tampak pejal(meiliki kesan tiga dimensional). Titik-titik kecil yang dibuat sedemikian rupa sehingga warna yang ada dapat bercampur secara visual (penglihatan) sehingga akan menciptakan kesan yang halus.

Dengan teknik ini, seorang seniman dapat mengekspresikan karya mereka secara realistis dengan cara pemilihan warna serta peletakan titik-titik renggang ataupun rapat. Dimana di bagian titik tersebut sangat rapat, warnanya akan semakin pekat dan semakin terlihat bayangannya. Sedangkan di tempat yang titiknya berjauhan, warna akan terlihat lebih terang lantaran lebih banyak bagian putih yang kosong.
Visual simbol gurita raksasa yang digambar dengan teknik pointilism ini terlihat kesan estetik dan mempunyai kesabaran saat pembuatan, kami menyablon gambar tersebut dengan tinta discharge. Suatu teknik yang membuat hasil sablonan tidak mudah rusak, meresap diatas kain dan sekaligus tahan lama.

Adapun kain yang kami pilih untuk kaos ini adalah jenis kain cotton combad 30s. Lantaran kain jenis ini dikenal halus dan nyaman untuk dipakai. Bagaiamana, menarik bukan?

Souvenir-Distro-Karimunjawa-Qimo-Japara-Kaos-Jepara-Indonesia

Souvenir-Distro-Karimunjawa-QimoJapara-Kaos-Jepara-Indonesia

Bila Anda tertarik untuk memiliki produk kaos ini untuk koleksi maupun souvenir yang layak anda kasihkan kepada orang terdekat anda, segera kunjungi offcial store QimoJapara di Jl. KH. Moliki No.02, Pengkol VII, Pengkol, Kec. Jepara, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah 59415.

Untuk melihat koleksi desain kaos lainnya bisa di :
Instagram : qimojapara
twitter        : qimojapara
Facebook  : qimojapara
Jangan lupa, selalu dan update info terbaru kami di media sosial. Kami tunggu kehadiranmu.